Sinergi BRMP Papua Selatan Memperkuat Swasembada Pangan Nasional
Merauke, Papua Selatan, 31 Maret 2026 — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Selatan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam rangka memperkuat dan menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional melalui kegiatan Gerakan Tanam di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Merauke. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan baru serta meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan di wilayah Papua Selatan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Selatan, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke, bersama Babinsa, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan para petani. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta pelaku utama pertanian dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan produksi pangan nasional.
Gerakan tanam diawali dengan penanaman padi secara simbolis yang dilakukan bersama sebagai wujud nyata sinergi dalam menjaga kesinambungan luas tambah tanam. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan lahan cetak sawah rakyat dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai penopang produksi pangan di Papua Selatan.
Dalam arahannya, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian menyampaikan bahwa progres pengembangan cetak sawah rakyat di Papua Selatan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Ia optimistis capaian tersebut dapat ditingkatkan hingga 100 persen dalam waktu dekat, mengingat potensi lahan Papua Selatan yang luas, subur, dan terbentang sehingga sangat mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia pertanian. Peran penyuluh dan Brigade Pangan menjadi kunci dalam mendampingi petani agar mampu meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi dan inovasi pertanian modern.
Sementara itu, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan produksi melalui penerapan teknologi pertanian modern serta pendampingan intensif di lapangan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah Papua Selatan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan diskusi bersama yang menjadi ruang dialog antara pemerintah dan petani dalam membahas tantangan serta strategi pengembangan pertanian ke depan. Diskusi ini memperkuat koordinasi dan menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah nyata untuk menjaga konsistensi produksi pangan.
Melalui sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, BRMP Papua Selatan optimistis bahwa wilayah Papua Selatan, khususnya Merauke, akan terus menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat swasembada pangan nasional serta menjaga ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.