Penanaman Padi Berbasis Teknologi di Merauke, BRMP Papua Selatan Percepat Swasembada Pangan
Merauke, 9 Maret 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan swasembada pangan nasional melalui kegiatan penanaman padi bersama yang dilaksanakan di lahan CSR (Cetak Sawah Rakyat). Kegiatan ini berlangsung di Kampung Waninggapkai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, sebagai salah satu wilayah strategis pengembangan pertanian di Papua Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan realisasi target luas tanam padi di Kabupaten Merauke yang hingga 9 Maret 2026 ditetapkan mencapai 721 hektare. Pemanfaatan lahan CSR (Cetak Sawah Rakyat) diharapkan mampu meningkatkan luas areal tanam sekaligus mengoptimalkan potensi lahan baru guna mendukung peningkatan produksi padi secara berkelanjutan.
Penanaman bersama dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Bupati Merauke, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Balai Wilayah Sungai (BWS), Staf Ahli Menteri, BRMP Papua Selatan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, serta perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Tani (Poktan), dan petani setempat. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah.
Menariknya, pelaksanaan penanaman kali ini telah memanfaatkan teknologi modern berupa drone pertanian. Penggunaan drone dalam proses penanaman menjadi langkah inovatif yang mampu meningkatkan efisiensi waktu, tenaga, serta ketepatan dalam penyebaran benih. Hal ini sejalan dengan upaya modernisasi pertanian yang terus didorong oleh Kementerian Pertanian, khususnya di wilayah pengembangan seperti Merauke.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua Selatan tidak hanya mendorong peningkatan luas tanam, tetapi juga memperkenalkan teknologi pertanian modern kepada petani sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian maju, mandiri, dan modern. Diharapkan, penerapan teknologi seperti drone dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian.
Ke depan, sinergi antara pemerintah, lembaga teknis, dan petani diharapkan terus diperkuat guna mencapai target swasembada pangan nasional, sekaligus menjadikan Kabupaten Merauke sebagai salah satu lumbung pangan utama yang berbasis teknologi dan berkelanjutan.