Tim BRMP Papua Laksanakan Monev Perbenihan di Isanombias dan Kurik
Merauke, 5 September 2026 — Tim BRMP Papua melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) perbenihan pada 4–5 September 2026 di wilayah Isanombias dan Kurik, Kabupaten Merauke. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan pertanaman padi, Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS), serta jagung sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan perbenihan dan produksi pertanian berjalan secara optimal.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi pertanaman di lapangan. Monitoring mencakup perkembangan tanaman, kondisi pertanaman, serta pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan produksi dan perbenihan. Hasil pemantauan menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan kegiatan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut.
Saat melakukan pemantauan di salah satu lokasi pertanaman, tim monev berdiskusi mengenai kondisi tanaman dan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Bagaimana perkembangan pertanaman di lokasi ini? Apakah ada kendala yang perlu segera ditindaklanjuti?” tanya salah satu anggota tim monev.
Petugas di lapangan kemudian menjelaskan kondisi pertanaman serta perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan. Tim monev juga memberikan beberapa arahan agar pemantauan terhadap tanaman dapat dilakukan secara berkala, terutama pada tahapan pertumbuhan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kita perlu memastikan pertanaman terus terpantau, sehingga kalau ada kendala bisa diketahui lebih awal dan segera dicarikan solusinya,” ujar anggota tim monev.
Selain pertanaman padi dan PM-AAS, monitoring juga dilakukan pada komoditas jagung. Tim mencermati kondisi pertanaman serta pelaksanaan kegiatan perbenihan sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan dan penggunaan benih mendukung keberlanjutan produksi pertanian.
Kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program perbenihan berjalan sesuai rencana. Melalui pemantauan langsung, berbagai perkembangan dan kondisi di lapangan dapat diketahui secara lebih jelas sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan maupun tindak lanjut.
Tim BRMP Papua menekankan pentingnya koordinasi antara pelaksana kegiatan, petugas lapangan, dan pihak terkait dalam menjaga keberlanjutan kegiatan perbenihan dan produksi pertanian. Kolaborasi tersebut diperlukan agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.
Melalui kegiatan monev di Isanombias dan Kurik, diharapkan pelaksanaan perbenihan, pertanaman padi, PM-AAS, dan jagung dapat terus berjalan secara optimal. Monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi langkah bersama dalam mendukung peningkatan produksi serta penguatan sistem perbenihan dan pertanian di Papua Selatan.