• Jl. Pertanian, Kel. Rimba Jaya, Merauke
  • +62 812-4766-5627
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Prosiding
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
848 dilihat       07 Februari 2024

"Diseminasi Pengembangan Benih Sumber di Kabupaten Keerom"

Pembukaan lahan sawah Kabupaten Keerom turut menunjang pengembangan benih sumber. BSIP Papua mempunyai tugas dan fungsi sebagai unit kerja yang menerapkan, menyediakan dan mendiseminasikan benih terstandar. Tanggal 2 Februari 2024, Kepala BSIP Papua Dr. Ir. Martina Sri Lestari, MP mendiseminasikan benih sumber padi Inpari 30 Ciherang Sub-1 dan Mekongga untuk dikembangkan petani di Kabupaten Keerom.

 

Benih Sumber Padi Inpari 30 Ciherang Sub-1 yang dikembangkan petani kooperator BSIP Papua yaitu Bapak Martono di Arso Distrik Skanto. Varietas Inpari 30 Ciherang Sub-1 cocok ditanam disawah tadah hujan Kabupaten Keerom. Umur tanaman padi Inpari 30 Ciherang Sub-1  berumur 111 hss dengan potensi hasil 9 ton/ha. Tekstur nasi yang dihasilkan pulen yang disukai masyarakat Keerom.

 

Sedangkan benih sumber padi Varietas Mekongga dikembangkan di Kampung Intaimelyan Distrik Skanto Kabupaten Keerom.  Varietas tersebut mempunyai keunggulan agak tahan terhadap serangan hama wereng serta tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri. Kedua benih sumber yang akan dikembangkan (Ciherang Sub-1 dan Mekongga) banyak disukai oleh petani di Kabupaten Keerom.  Namun Varietas Mekongga mempunyai kelemahan batang tanaman padi yang mudah roboh apalagi memasuki musim penghujan, serta jumlah anakan padi mekongga yang cenderung sedikit. Dengan digunakannya benih bersertifikat ini, diharapkan hasil yang diperoleh bisa optimal sehingga mampu mencukupi kebutuhan benih di Arso 3 dan sekitarnya.

Prev Next

- Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Papua


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Penanaman Padi Berbasis Teknologi di Merauke, BRMP Papua Selatan Percepat Swasembada Pangan
    10 Apr 2026 - By JJ
  • Thumb
    Sinergi BRMP Papua Selatan Memperkuat Swasembada Pangan Nasional
    01 Apr 2026 - By JJ
  • Thumb
    Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Berkelanjutan Digelar di Merauke
    27 Mar 2026 - By JJ
  • Thumb
    BRMP Papua Selatan Ikuti Seminar Proposal BRMP Papua Tahun Anggaran 2026
    10 Mar 2026 - By JJ
  • Thumb
    Direktur Pestisida & BRMP Papua Selatan Tinjau Informasi Gagal Panen di Distrik Malind
    05 Mar 2026 - By JJ

tags

pertaniancemerlangindonesiagemilang

Kontak

+62 812-4766-5627

[email protected]

Jalan Pertanian, Kelurahan Rimba Raya, Distrik Merauke, Kab.Merauke, Papua Selatan

Kode Pos 99615

Website : papuaselatan.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Selatan. All Right Reserved