• Jl. Pertanian, Kel. Rimba Jaya, Merauke
  • +62 812-4766-5627
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Prosiding
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
12 dilihat       20 Juni 2026

Hadiri PENAS XVII, Mentan: Teknologi Kunci Kemajuan Pertanian Indonesia

Sumber: https://berita.gorontaloprov.go.id/2026/06/20/hadiri-penas-xvii-mentan-teknologi-kunci-kemajuan-pertanian-indonesia/

 

Menteri Pertanian RI Andi Arman Suleman saat memberikan sambutan pada pembukaan PENAS XVII Petani Nelayan di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Foto – Haris Diskominfotik .

Kabupaten Gorontalo, Kominfotik – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan teknologi menjadi kunci kemajuan pertanian Indonesia saat menghadiri pembukaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Pemanfaatan teknologi modern dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dikatakan Amran, pemerintah terus mendorong penerapan teknologi pertanian melalui peningkatan kualitas bibit, sistem irigasi, mekanisasi, serta pola tanam yang lebih modern. Upaya tersebut diwujudkan melalui model Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang akan diperkenalkan kepada peserta PENAS XVII.

“Ini adalah penemuan baru, ini adalah metode baru yang kami combine antara metode baru dari Indonesia dan kami temukan dari China kemudian di Amerika, ini kami coba memadukan,” kata Amran.

Ia menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi secara bersamaan guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.
Melalui penerapan teknologi tersebut, produktivitas padi mampu mencapai lebih dari 10 ton per hektar, jauh di atas rata-rata nasional yang berada pada kisaran 5,5 ton per hektare.

Saat memberikan sambutan, Amran juga melaporkan stok beras nasional tercatat menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah, sehingga Perum Bulog harus menambah kapasitas penyimpanan melalui penyewaan gudang baru.Kondisi tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani.

Harga gabah yang sebelumnya berkisar Rp5.000 per kilogram kini naik menjadi minimal Rp6.500 per kilogram, sementara Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai angka tertinggi dalam 34 tahun terakhir. Pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk subsidi sekitar 20 persen di tengah tren kenaikan harga pupuk dunia.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan model pertanian modern yang ditampilkan pada PENAS XVII akan diperkenalkan kepada peserta dari seluruh Indonesia sebagai contoh penerapan teknologi yang dapat direplikasi di daerah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan penyuluhan pertanian tidak cukup hanya melalui teori, tetapi harus dibuktikan langsung di lapangan agar mudah dipahami dan diterapkan oleh petani.

“Ini kalau pola tanamnya dari jauh sudah bisa kita perhatikan ini pasti sudah meningkat produksinya
karena rumputnya banyak. Jadi saya kira ini merupakan kesempatan emas bagi seluruh peserta dari semua daerah untuk lihat teknologi ini diterapkan di daerah masing-masing,” kata Gusnar.

Ia berharap teknologi dan pola tanam tersebut dapat diadopsi secara luas oleh pemerintah daerah dan para petani di seluruh Indonesia. Menurutnya, penerapan inovasi pertanian secara berkelanjutan akan memperkuat swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan produksi pangan dari waktu ke waktu.

Pewarta : Mila

Prev Next

- IH


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Papua Selatan Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas
    16 Jul 2026 - By IH
  • Thumb
    Siswa PKL Kembangkan Keterampilan Budidaya Hortikultura
    16 Jul 2026 - By IH
  • Thumb
    Verifikasi CPCL Program Bantuan Pemerintah AMP Tahun 2026 Capai Kemajuan Signifikan
    11 Jul 2026 - By IH
  • Thumb
    Penanaman Perdana PM-AAS di Muram Sari Tandai Perluasan Pertanian Modern di Kabupaten Merauke
    10 Jul 2026 - By IH
  • Thumb
    Mentan Amran Pimpin Rakornas Perluasan PM-AAS, Perkuat Merauke sebagai Lumbung Pangan Nasional
    09 Jul 2026 - By IH

tags

penasXVII

Kontak

+62 812-4766-5627

[email protected]

Jalan Pertanian, Kelurahan Rimba Raya, Distrik Merauke, Kab.Merauke, Papua Selatan

Kode Pos 99615

Website : papuaselatan.brmp.pertanian.go.id

© 2026 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Selatan. All Right Reserved